Jual Kubah Masjid Stainless

Jual Kubah Masjid Stainless – Masjid Jami Tambora adalah satu diantara masjid tua serta bersejarah di lokasi DKI Jakarta, persisnya ada di Kelurahan Tambora, kecamatan Tambora, Kota Administrasi Jakarta Barat. Nama Tambora pada masjid serta daerah ini memanglah mengacu pada nama Gunung Tambora di pulau Sumbawa provini Nusa Tenggara Timur, yang disebut daerah asal dari pendiri masjid ini.

Masjid Jami’ Tambora dibuat pada th. 1181 H (1761 M) oleh Kiai Haji Moestoyib, Ki Daeng, serta kawan-kawan. Mereka datang dari Makasar serta lama tinggal di Sumbawa persisnya di kaki Gunung Tambora. Pada th. 1176 H (1756 M) KH. Moestodijb serta Ki Daeng di kirim ke Batavia oleh Kompeni karna menentang serta dihukum kerja paksa sepanjang lima th. Kontraktor Kubah Masjid.

Serambi serta pintu masuk Masjid Jami Tambora

Mulai sejak masjid usai dibuat, peribadatan dimasjid ini di pimpin oleh K. H. Moestoyib hingga meninggal dunia. Haji Mustoyib dikuburkan di halaman depan masjid ini demikian juga dengan Ki Daeng. Manfaat lanjutan aktivitas masjid sesudah mereka meninggal dunia jadi pada th. 1256 H (1836 M) pimpinan masjid diarahkan pada Imam Saiddin hingga meninggal dunia. Kemudian masjid sudah alami sekian kali perubahan pimpinan. Paling akhir pada th. 1370 H (1950 M) pimpinan dipegang oleh Mad Supi serta kawan-kawannya dari gang Tambora. Masjid ini diperluas serta dipugar menyeluruh pada th. 1980

Pembangunan masjid ini berbarengan dengan pembangunan Masjid Jami’ Al-Anwar, Angke yang dibuat oleh Muslim Thionghoa serta satu tahun sesudah pembangunan Masjid Jami’ Annawier, Pekojan (1760) yang dibuat oleh beberapa pedagang muslim India yang berada tinggal di Pekojan, Jual Kubah Masjid Stainless.

Semasa revolusi kemerdekaan, Masjid Jami Tambora juga dipakai jadi tempat pertemuan beberapa pemuda untuk membuat perlawanan pada Belanda, hingga masjid digerebek pada Oktober 1945 oleh NICA serta sebagian orang pemuda juga ditawan, salah satunya yaitu Mad Supi serta kawan-kawan.

Interior Masjid Jami Tambora

Masjid Jami Tambora terdaftar jadi benda cagar budaya pada th. 1994, serta sudah mengalarni pemugaran, yakni th. 1979 oleh Project Sasana Budaya serta th. 1980 Dinas Museum serta Histori Daerah Spesial Ibukota Jakarta melakukan renovasi serta menaikkan ruang aula serta tempat sholat untuk kaum hawa (bagian selatan) dan pergantian warna cat dinding, serta th. 1988/1989 oleh Pemerintah Daerah Spesial Ibukota Jakarta.

Berkaitan dengan dua makam bercungkup di halaman masjid Jami’ Tambora ini, ada ketidaksamaan pendapat pada Pemerintah Propinsi DKI Jakarta serta Kementerian Pariwisata dengan sejarawan Belanda Adolf Heuken SJ, dalam bukunya yang berjudul Masjid-Masjid Bersejarah di Jakarta, Makam itu yaitu Makam Muhammad Djabbarti, seseorang guru Agama Islam asal Sudan, Afrika Utara. Tetapi menurut Pemerintah Propinsi DKI Jakarta serta Kementerian Pariwisata itu yaitu Makam H. Moestoyib, Tetapi Adolf Heuken tidak yakin, bila itu Makam H. Moestoyib karna tak ada informasi yang pasti mengenai H. Moestoyib itu, Jual Kubah Masjid Stainless.

Sisi depan Masjid Jami Tambora

Sebelumnya masuk kedalam ruangan paling utama, di depannya ada teras. Di kiri-kanan pintu masuk ada tulisan angka berdirinya masjid yakni 1181 H (kiri) serta 1761 M (kanan). Dua buah pintu yang lain ada di kiri menuju ke ruangan aula serta di kanan menuju ke tempat wudhu. Pintu pertama berwarna merah pada Masjid Tambora ini bergaya ciri khas Tionghoa. Sedang didalam ruang paling utama masjid terdiri atas tiang-tiang, mihrab, serta mimbar.

Tiang yang ada dalam ruangan paling utama ada empat buah serta adalah tiang paling utama (saka guru) bergaya arab, melukiskan perjuangan Rosulullah SAW serta beberapa sahabatnya. Di bagian barat dari ruangan paling utama ada seperti relung yang diberi nama mihrab. Bentuk atas mihrab mirip bentuk kubah, diatasnya ada tulisan angka Arab di kanan serta kiri yakni angka 11 serta 81. Di utara (kanan) mihrab ada mimbar.

Di bagian selatan masjid ada bangunan : aula, berdenah empat persegi memiliki ukuran 10 x 10 m, ruangan sekretariat remaja masjid, ruangan koperasi, serta ruangan marbot. Bangunan yang ada di utara yaitu : ruangan sekretariat yayasan, serta tempat wudhu. Sedang bangunan yang ada di utara yaitu ruangan sekretariat yayasan serta tempat wudhu.

Ruangan paling utama memiliki ukuran 16 x 10 m, di depannya ada teras yang pondasinya 20 cm diatas permukaan halaman masjid. Ada tiga pintu dengan satu pintu paling utama memiliki ukuran 2, 40 x 1, 30 m serta tebalnya 20 cm. Atap Masjid Jamik Tambora adalah atap tumpang dua berupa limasan dari genteng. Pada puncak atap ada mustaka berupa nanas, Jual Kubah Masjid Stainless.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan terkait Waktu Sholat Dhuha

Bagi Anda yang beragama muslim pasti tahu ibadah sholat dhuha. Sholat dhuha sangat bermanfaat bagi Anda yang melaksanakan. ada berbagai nikmat yang dapat Anda dapatkan dengan sholat sunah dhuha 2 rakaat. Sholat dhuha berjumlah 12 rakaat. Jika Anda ingin melatih melatih anak Anda untuk membiasakan untuk sholat dhuha maka ajarilah segala hal terkait sholat dhuha termasuk waktu sholat dhuha. Waktu sholat merupakan syarat sahnya sholat sehingga sangat penting untuk diketahui. Ada berbagai aturan waktu yang dapat Anda lakukan untuk beribadah sholat dhuha. Anda dapat mencari info lengkapnya melalui internet.

Waktu sholat dhuha sangat dianjurkan untuk dipahami oleh setiap muslim agar tidak ada keganjalan dan kebingungan waktu ketika akan sholat dhuha. Karena terkadang ada waktu tertentu yang tidak boleh melakukan sholat dhuha. Selain itu, perhatikan hal-hal terkait waktu sholat sunah dhuha.

  1. Sholat dhuha tidak diawali adzan maupun iqomah

Inilah salah satu ciri dari sholat dhuha bahwa tidak ada adzan maupun iqomah. Hal tersebut yang terkadang membuat kita bebas mau sholat jam berapapun asalkan masih dalam waktu yang dianjurkan. Anda harus pahami dengan baik agar tidak melakukan kesalahan dalam sholat.

  1. Ibadah yang dilakukan sendiri

Sholat dhuha pada umumnya dilakukan secara munfarid. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan orang yang mengerjakan sholat dhuha secara berjamaah. Akan tetapi biasanya dilakukan secara sendiri. Anda sebaiknya memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk sholat dhuha sehingga waktu Anda tidak sia-sia.

  1. Pelaksanaan sholat dhuha dengan dua rakaat

Sholat dhuha memiliki kekhasan dibandingkan jenis sholat sunah lainnya. Salah satunya yaitu pelaksanaan sholat dhuha dengan dua rakaat lalu salam. Boleh membaca zikir, doa, surat, ayat, dll apa saja yang diinginkan. Jika ingin membaca dan tadabbur Amaul Husna setelah sholat dhuha juga boleh. 🙂

  1. Tempat untuk sholat dhuha berbeda dengan sholat wajib

Hal yang harus diperhatikan dalam sholat dhuha yaitu menggunakan tempat sholat dhuha yang berbeda dengan sholat wajib.

Demikian tentang hal-hal yang harus diperhatikan terkait  waktu sholat dhuha. Berbagai info yang telah dijelaskan sangat penting untuk diketahui bagi muslim. Perbaikilah amalan ibadah sunah Anda dengan memperbanyak info terkait ibadah sholat dhuha seperti yang telah dijelaskan. Semoga bermanfaat.