Cara Mengobati Penyakit Stroke

Tahukah Anda, Apa Itu Stroke ???

Stroke adalah suatu kejadian rusaknya sebagian dari otak. Terjadi jika pembuluh darah arteri yang mengalirkan darah ke otak tersumbat, robek atau bocor. Stroke, atau cerebrovascular accident (CVA), adalah hilangnya fungsi-fungsi otak dengan cepat, karena gangguan suplai darah ke otak. Hal ini dapat terjadi karena iskemia (berkurangnya aliran darah) dikarenakan oleh penyumbatan (thrombosis, arterial embolism), atau adanya haemorrhage (pendarahan).

stoke

Stroke adalah kondisi yang terjadi secara akut/mendadak, tetapi pemulihannya bisa membutuhkan waktu yang lama hingga bertahun-tahun, tergantung derajat keparahan stroke dan lokasi otak yang terkena dan seringkali tidak pernah pulih sempurna.

Penyebab stroke bermacam-macam bisa karena tekanan darah tinggi, darah rendah, asam urat, diabetes, dan kolesterol. Stroke merupakan salah satu penyakit yang mengerikan, karena berurusan dengan system syaraf pusat tubuh kita.

Baca Selengkapnya : Obat Stroke

Stroke iskemik yang biasanya disebabkan oleh diabetes menjadi mayoritas pada penderita stroke dan bisa mencapai 85 persen, sedangkan stroke pendarahan hanya 15 persen, tetapi stroke pendarahan dapat menyebabkan kematian pada 40 persen pasiennya.Yang perlu diperhatikan juga adalah stroke iskemik ringan yang gejalanya mirip stroke, tetapi akan hilang dengan sendirinya dalam 24 jam.

Akan tetapi, stroke tidak berarti menjadi putus harapan.”Masih banyak kesempatan untuk melanjutkan hidup dengan kualitas tertentu kendati tidak menjadi pulih 100 persen,” kata Dr Heri Aminuddin MD, spesialis bedah saraf dalam media gathering Stroke Bukan Akhir Segalanya.

Jumlah Penderita Stoke

Data pada 2010 di Amerika Serikat, stroke berada di urutan ketiga teratas sebagai penyebab kematian setelah penyakit jantung dan kanker. Kasus penderita stroke di negara tersebut mencapai 700 ribu orang per tahun.

Jumlah penderita stroke di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya. Pada akhir tahun 2012 lalu, sebuah lembaga mencatat telah terjadi sekitar 500.000 kasus penderita stroke dengan angka 12.500 orang meninggal akibat penyakit tersebut. Sementara sisanya mengalami cacat, baik ringan maupun berat. Pengobatan awal serta pencegahan menjadi peran penting dalam memerangi stroke.

Menurut riset kesehatan dasar 2013, prevalensi stroke di Indonesia mencapai 12,1 per 1000 orang. Jumlah penderita stroke diperkirakan terus meningkat sejalan dengan melonjaknya faktor risiko dan penduduk usia lanjut.

Penyebab Penyakit Stroke

Ada dua faktor yang merupakan penyebab stroke yaitu ,

  1. Faktor Resiko Medis

Faktor resiko medis yang menyebabkan atau memperparah stroke antara lain hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi), kolesterol, arteriosklerosis (pengerasan pembuluh darah), gangguan jantung, diabetes, riwayat stroke dalam keluarga (faktor keturunan) dan migrain (sakit kepelah sebelah).Sleep apnea obstruksi yakni gangguan tidur dimana tingkat oksigen yang turun pada malam hari. Dan semua jenis penyakit jantung.

  1. Faktor Resiko Perilaku

resiko perilaku disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, mengkonsumsi minuman bersoda dan beralkohol, gemar mengkonsumsi makanan cepat saji (fast food dan junk food). Faktor resiko perilaku lainnya adalah kurangnya aktifitas gerak / olah raga dan obesitas. Salah satu pemicunya juga adalah susasana hati yang tidak nyaman seperti sering marah tanpa alasan yang jelas.

  1. Faktor lainnya

Riwayat keluarga yang pernah terkena stroke dan serangan jantung, Usia diatas 55 tahun lebih rentan terkena penyakit ini, pria memiliki resiko lebih tinggi terkena stroke daripada wanita.

Gejala Serangan Stroke

Pada tingkat awal, masyarakat, keluarga dan setiap orang harus memperoleh informasi yang jelas dan meyakinkan bahwa stroke adalah serangan otak yang secara sederhana mempunyai lima tanda-tanda utama yang harus dimengerti dan sangat dipahami. Hal ini penting agar semua orang mempunyai kewaspadaan yang tinggi terhadap bahaya serangan stroke.

Jika medis dapat memberikan pertolongan pertama pada penderita stroke maka obat herbal stroke bisa menjadi jalan untuk terapi jangka panjang penyakit ini sehingga kondisi pasien dapat kembali normal dan berangsur-angsur pulih seperti sedia kala. Pengobatan herbal juga tidak ada yang langsung instan, namun dikonsumsi secara rutin disertai juga dengan gaya hidup yang sehat, seperti menjaga pola makan dan berolahraga ringan, sehingga penderita stroke dapat berangsur pulih seperti sedia kala.

Baca Juga :Obat Kolesterol Tinggi