Cara Tepat dalam Mendiagnosis Penyakit Sifilis

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa penyakit sifilis merupakan penyakit yang mudah diobati jika masih di fase primer dan sekunder. Pengobatannya cukup dengan menyuntikkan antibiotik saja ke dalam tubuh. Namun penyakit ini menjadi sangat berbahaya dan sulit disembuhkan jika sudah masuk ke tahap lanjutan, yaitu di fase tersier dan menyebabkan komplikasi. Nah, untuk mengantisipasi terjadinya komplikasi akibat penyakit sifilis, maka kita bisa mencegahnya dengan cara mendiagnosis penyakit ini lebih awal dengan cara-cara sebagai berikut!
penyakit sipilis
Konsultasi ke Dokter
Jalan satu-satunya untuk mendiagnosis penyakit sifilis adalah dengan pergi dan berkonsultasi ke dokter. Saat Anda memutuskan untuk pergi ke dokter, tentunya ketika Anda merasa memiliki kemungkinan untuk terkena penyakit ini. Di awal, tentu dokter akan menanyakan keluhan yang Anda rasakan seputar gejala-gejala yang dirasakan. Baru setelah itu dokter akan memeriksa lebih lanjut. Biasanya pemeriksaan akan difokuskan di sekitar alat kelamin atau juga dibagian anus. Baca juga: Ambejoss

Melakukan Tes Darah
Selain dokter akan mendiagnosis penyakit sifilis dengan melihat gejala-gejala yang terjadi di permukaan tubuh, dokter pun akan menyarankan untuk melakukan tes darah. Dengan melakukan tes ini, maka keberadaan infeksi sifilis di dalam tubuh bisa terdeteksi dengan segera dan tentunya akan lebih akurat. Apabila di dalam tubuh kita terdapat sifilis, maka melalui tes darah ini akan ditemukan antibodi di dalam tubuh yang bertugas melawan sifilis.

Salah satu jenis tes darah yang digunakan untuk mengidentifikasi penyakit sifilis adalah Treponemal Antibody Test. Jika kita melakukan tes ini dan dinyatakan positif, maka bisa dipastikan kita terkena sifilis. Namun karena antibodi yang bertugas melawan sifilis ini bertahan di dalam tubuh bertahun-tahun setelah sifilis diobati, maka sekalipun sudah melakukan pengobatan beberapa tahun yang lalu, namun jika Anda melakukan tes ini lagi, hasilnya bisa jadi akan tetap positif. Baca juga: obat raja singa

Melakukan Pemeriksaan Terhadap Cairan Luka atau Tukak
Apabila tubuh kita menunjukkan infeksi sifilis berupa luka dipermukaan tubuh, maka cairan dari luka tersebut bisa diperiksa sebagai sampel untuk menganalisa keberadaan sifilis di laboratorium. Nah, karena luka semacam ini hanya terdapat pada sifilis primer dan sekunder, maka pemeriksaan ini pun hanya bisa dilakukan ditahap ini saja.