jual inkubator bayi bekas

Penggunaan Inkubator Bayi Untuk Perawatan Bayi Premature

Seperti pada bayi normal umumnya, bayi prematur juga mendapatkan kekebalan tubuh melalui ibunya. Hanya saja kekebalan pad bayi prematur lebih sedikit jika dibandingkan bayi normal. Hal ini terjadi karena disaat daya tahan tubuhnya belum terbentuk secara sempurna ia sudah dilahirkan terlrbih dahulu. Inilah mengapa bayi prematur menjadi sangat rentan terinfeksi berbagai jenis penyakit.

jual inkubator bayi bekas

Untuk itu bayi prematur memerlukan penanganan khusus. Penanganan yang dilakukan di rumah sakit biasanya adalah dengan menempatkan bayi yang lahir prematur di sebuah alat inkubator yang dilengkapi dengan alat kontrol suhu serta kelembaban udara supaya bayi bisa selalu dalam keadaan hangat.

Alat inkubator ini ditempatkan pada sebuah ruang khusus bernama NICU, bukan hanya satu bahkan banyak inkubator di ruangan tersebut. Inkubator-inkubator ini biasanya disuplai dari toko atau distributor alat kesehatan yang sudah terpercaya, dimana selain menjual inkubator baru mereka (para distributor) biasanya juga jual inkubator bayi bekas yang masih berkualitas dan berfungsi dengan baik.

Pengaturan suhu dalam inkubator nantinya akan disesuaikan dengan berat badan bayi yang akan dirawat. Jika berat badan bayi kurang dari 2 kg, suhu dalam inkubator harus diatur pada kisaran 32 derajat celcius dan bila kurang dari 2,5 kg maka suhu diatur pada kisaran 30 derajat celcius. Suhu di dalam inkubator ini nantinya akan diturunkan sekitar 1 derajat celcius secara bertahap per 10-14 hari.  Agar nantinya bayi bisa menyesuaikan diri dengan suhu lingkungan di luar inkubator.

Selain digunakan sebagai penghangat, inkubator juga digunakan sebagai pelindung bayi dari bahaya infeksi yang mungkin terjadi. Alat penyinaran sinar biru juga biasanya disematkan pada inkubator untuk menangani bayi-bayi penderita penyakit kuning yang disebabkan karena meningkatnya kadar bilirubin dalam darah akibat fungsi hati yang belum sempurna.

Bayi akan dibiarkan dalam posisi telanjang ketika berada di inkubator, supaya memudahkan dokter dan perawat yang memantau. Sehingga bila muncul kelainan dapat segera ditangani. Bayi prematur juga akan mendapatkan bantuan oksigen dalam jumlah tertentu agar kadar oksigen dan karbondioksida dalam keadaan normal. Apabila sampai terjadi peningkatan kadar karbondioksida tentu akan sangat berbahaya pada bayi yang bisa berakibat membengkaknya pembuluh darah di otak bahkan bisa sampai pecah dan timbul pendarahan. Dan bila kebanyakan oksigen maka akan berakibat menyempitnya sel-sel tubuh bayi yang menyebabkan menjadi terhambatnya asupan makanan ke dalam tubuh.

Lamanya perawatan dan pemantauan terhadap bayi prematur satu dengan yang lainnya tidaklah sama. Hal ini dipengaruhi oleh kemampuan dari masing-masing bayi untuk bisa cepat bernafas secara normal, menghisap dan menelan, mempertahankan suhu tubuh serta kemampuan mencerna makanan yang masuk ke tubuhnya. Dengan kata lain sampai semua organ tubuhnya bisa berfungsi secara sempurna seperti bayi normal umumnya.