Tips Hindari Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menyerang semua orang tanpa memandang usia dan jenis kelamin. ISK merupakan salah satu infeksi yang tersering, terutama pada wanita. Diperkirakan hampir 50% wanita pernah mengalami minimal satu episode ISK dalam kehidupannya.ISK lebih sering terjadi pada wanita dibandingan dengan pria, dengan rasio rata-rata.

Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menyerang semua orang tanpa memandang usia dan jenis kelamin. ISK merupakan salah satu infeksi yang tersering, terutama pada wanita. Diperkirakan hampir 50% wanita pernah mengalami minimal satu episode ISK dalam kehidupannya.ISK lebih sering terjadi pada wanita dibandingan dengan pria, dengan rasio rata-rata 8:1. Kemungkinan hal itu disebabkan oleh karena bentuk anatomi yang berbeda, pada wanita, saluran kencingnya lebih pendek dibandingkan dengan pria, dan pada wanita posisi saluran kencing yang lebih dekat dengan anus, yang mempermudah kuman yang berasal dari anus masuk kedalam saluran kencing. Dalam dunia kedokteran,

ISK dibedakan menjadi dua jenis, yaitu ISK bagian atas dan ISK bagian bawah, gejala ISK bagian bawah relatif lebih ringan jika dibandingkan dengan ISK bagian atas, tetapi bukan berarti kita dapat meremehkan penyakit ISK bagian bawah, karena jika tidak segera diobati, ISK bagian bawah akan bertambah parah dan kuman yang terdapat pada kandung kencing akan naik dan dapat menyebabkan infeksi pada ginjal.

Gejala-gejala dari ISK antara lain sakit atau rasa panas pada saat kencing, anyang-anyangan atau perasaan tidak puas setelah kencing, sering kencing, tidak dapat menahan kencing, nyeri pada perut bagian bawah, nyeri pada pinggang, warna air kencing yang pekat seperti air teh, berbau, atau kemerahan karena tercampur darah, kadang disertai dengan demam, mual dan muntah.

Baca Juga: Vimax Distributor Di Indonesia

Faktor-faktor yang menyebabkan ISK yaitu dikarenakan kurang menjaga kebersihan daerah sekitar saluran kencing, suka menahan kencing, jarang minum air, cara cebok yang salah, tidak kencing dan membersihkan organ intim sehabis berhubungan badan, perilaku seksual yang menyimpang seperti anal seks, berhubungan badan dengan pasangan yang menderita ISK.

Agar terhindar dari ISK kita harus memperhatikan hal-hal berikut :

  • Menjaga kebersihan organ intim
  • Banyak minum air putih
  • Tidak menahan kencing
  • Pakai celana dalam dari bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak terlalu ketat
  • Cara membersihkan kemaluan yang benar, yaitu pada wanita adalah dari depan kebelakang, untuk menghindari masuknya kuman yang berasal dari anus ke saluran kencing dan vagina
  • Sebelum dan sesudah berhubungan badan dianjurkan untuk kencing dan membersihkan kemaluan
  • Tidak melakukan hubungan badan dengan pasangan yang sedang menderita ISK karena akan menyebabkan “ping pong effect”

Sebenarnya ISK mudah untuk diobati, salah satunya dengan pemberian antibiotik, tetapi kita tidak boleh meminum sembarang antibiotik, karena tidak semua antibiotik tepat dan cocok untuk ISK, dan salah satunya juga tergantung dari jenis kuman yang menginfeksi. Jika kita pernah menderita ISK dan dokter pernah meresepkan antibiotik untuk kita dan sembuh, bukan berarti kita dapat menggunakan jenis obat yang sama pada infeksi selanjutnya, hal tersebut harus kita konsultasikan dulu kepada dokter. karena jika kita sembarang meminum obat antibiotik, salah-salah bukannya membaik malah akan memperparah penyakit itu. Untuk pemberian antibiotik harus dalam pengawasan dokter, karena dokter nanti yang akan memilih jenis antibiotik yang tepat untuk kuman yang menginfeksi tersebut, dan dokter jugalah yang akan menentukan dosis dan waktu lamanya kita minum obat. hal tersebut sangat penting untuk menghindari resistensi dari antibiotik.

Sumber URL: https://www.vimax.co.id/vimaxno1