Cara Melatih tubuh saat Puasa

Melatih tubuh saat Puasa – Menjalankan puasa bukan berarti berhenti berolahraga. Yang perlu diperhatikan yaitu pengaturan waktu dan jenis olahraga dengan benar.

Aktivitas fisik saat berpuasa tetap dibutuhkan untuk menjaga metabolisme tubuh tetap tinggi, mencegah tubuh tidak mudah capek, merangsang agar otot-otot tubuh tetap digunakan, dan membantu mencegah de-training yang sangat cepat menyebabkan katabolik (penyusutan otot).

Olahraga ringan juga akan membantu menahan lapar karena dengan terus aktif maka sistem adrenergik bertahan tinggi sehingga menekan produksi asam lambung selain itu pada era modern ini senam aerobik juga mulai menjadi trend bagi orang-orang yang ingin tetap bugar ketikat berpuasa tetapi tidak terlalu maksimal karena akan berimbas pada ke esokan hari nya.

Berikut beberapa kiat yang harus diperhatikan dalam melakukan olahraga saat berpuasa :

  • Mungkin kemampuan tubuh tidak sekuat biasanya ketika tidak berpuasa, tetapi jangan menggunakan momen puasa sebagai alasan untuk menurunkan intensitas latihan Anda. Lakukan saja latihan semaksimal yang Anda mampu.
  • Lebih disarankan latihan fitnes untuk menjaga (maintenance) massa otot selama berpuasa daripada untuk muscle building atau fat loss karena akan kurang optimal. Disarankan latihan angkat beban cukup 30-40 menit untuk maintenance massa otot.
  • Latihan angkat beban disarankan minimal 3 jam setelah makan besar untuk memberi waktu transit makanan di lambung. Jadi berangkatlah ke gym setelah pulang tarawih, atau berolahraga di rumah bagi yang memiliki peralatan sendiri.
  • Lakukan latihan ringan beberapa saat sebelum berbuka puasa dan disusul latihan angkat beban pada malam hari sesudah tarawih. Latihan ringan sebelum berbuka akan membakar lebih banyak cadangan lemak tubuh. Disarankan untuk latihan fitnes 3 kali dalam seminggu dan beri waktu off latihan bagi tubuh untuk beristirahat 1-3 hari dalam seminggu.
  • Setengah jam sebelum berbuka, lakukan latihan kardio berintensitas ringan-sedang (2 denyut nadi per detik) selama 20 menit terakhir sebelum berbuka (5 menit pertama pemanasan). Jangan takut kehabisan energi, karena selama kita masih punya lemak yang harus dibakar, maka kita tidak akan pernah kehabisan energi. Tentukan speed dan tantangan yang masih cukup nyaman dilakukan. Berhati-hatilah menggunakan speed dan tantangan yang terlalu tinggi.
  • Sesudah tarawih, latihan beban selama 30-40 menit. Sesuaikan beban angkatan dengan kemampuan fisik. Untuk pemanasan, lakukan 15 repetisi beban yang lebih ringan. Untuk latihan inti, lakukan dengan beban terberat yang bisa dicapai maksimal 8-12 repetisi. Beban yang diangkat mungkin ada sedikit turun, dan ini bukanlah suatu masalah.
  • Jika sudah terlalu malam dan tidak sempat ke gym, Anda bisa latihan sendiri di rumah dengan beban tubuh sendiri seperti Split squat, Supported crunchh, Back extension, Close-grip push-up, Parallel bar dip serta latihan-latihan abdominal seperti Curl-up, Scissor kick, Side jackknife, dan lain-lain.
    So sporty people, jangan jadikan puasa sebagai penghalang Anda berolahraga ya?

sumber : http://senamsehat.com/